Mengutip Antara, Rabu (15/4), minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Mei turun US$2,14 atau 6,7 persen ke posisi US$29,60 per barel. Sementara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei merosot US$2,30 atau 10,3 persen menjadi US$20,11 per barel.
Kedua acuan harga minyak tersebut anjlok lebih dari 50 persen sepanjang tahun ini. Pasar khawatir tentang permintaan yang terus terpukul karena pembatasan perjalanan akibat pandemi Covid-19.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Menteri Energi Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman mengatakan negara-negara anggota kelompok G20 telah berjanji untuk memotong sekitar 3,7 juta bph. Arab Saudi, Kuwait, dan Uni Emirat Arab secara sukarela melakukan pemotongan lebih dalam dari yang disepakati, sebesar 12,5 juta bph dari level saat ini.
[Gambas:Video CNN]
Di luar OPEC+, Kanada telah mengisyaratkan keinginan untuk memangkas produksi. Sedangkan, Norwegia mengatakan akan memutuskan tentang pemotongan produksi dalam waktu dekat.
Namun demikian, para analis meragukan kepatuhan produsen untuk mengurangi produksi. Sebut saja, Meksiko yang memangkas produksi lebih kecil dari jumlah yang ditetapkan. (ulf/agt)