Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan pandemi corona mau tidak mau membuat sejumlah negara menutup akses kunjungan wisatawan mancanegara, termasuk Indonesia. Hal ini membuat neraca devisa akan kehilangan pemasukan sekitar US$2 miliar pada kuartal I 2020.
"Tapi secara net, penurunan devisa turis ini tidak setinggi perkiraan sebelumnya," ungkap Perry, Jumat (17/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio memperkirakan penerimaan devisa dari kunjungan wisatawan mancanegara akan hilang sekitar 50 persen dari realisasi 2019 sebesar US$20 miliar. Artinya, potensi penerimaan devisa akan hilang sekitar US$10 miliar pada tahun ini akibat pandemi corona.
Penurunan devisa, menurutnya, terjadi karena jumlah wisatawan mancanegara diprediksi turun signifikan menjadi 5 juta orang pada tahun ini. "Jumlah wisatawan kalau tahun lalu 16 juta orang, tahun ini mungkin 5 jutaan wisatawan," ungkap Wishnutama.
[Gambas:Video CNN]
(uli/sfr)