"Ada dua unicorn menolak menjadi mitra digital platform pada tahap awal. Mereka ingin melihat dulu bisnisnya seperti apa, model seperti apa," tutur Denni dalam video conference, Rabu (22/4).
Denni tak menjelaskan secara gamblang siapa dua unicorn yang dimaksud. Namun yang pasti, dua unicorn itu tak bergerak di sektor edukasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara total, ada delapan platform digital yang bekerja sama dengan pemerintah. Selain Bukalapak dan Tokopedia, ada Mau Belajar Apa, Ruang Guru, Pijar Mahir, Pintaria, Sekolahmu, dan prakerja.kemnaker.go.id.
Denni menyatakan ada tiga hingga empat perusahaan yang berminat untuk menjadi mitra platform digital untuk program kartu prakerja. Ia bilang pemerintah membuka pintu selebar-lebarnya kepada platform digital yang ingin menyediakan program pelatihan untuk peserta kartu prakerja.
"Tapi kami tentu evaluasi juga yang delapan mitra ini. Jadi tidak terburu-buru untuk ekspansi," pungkas Denni.
[Gambas:Video CNN]
(aud/age)