Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa mengungkapkan dana nasabah juga dijamin dalam program penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)," ujarnya dikutip Antara, Jumat (24/4).
Ia juga mengingatkan nasabah untuk tidak panik dan menarik dana, termasuk datang berbondong-bondong di tengah penyebaran penyakit covid-19.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Bank Banten Akan Merger dengan Bank BJB |
Dalam kerangka LoI, telah disepakati kerja sama bisnis antara Bank Banten dan Bank BJB. Ini termasuk dukungan Bank BJB terkait kebutuhan likuiditas Bank Banten.
Mengutip laporan keuangan Bank Banten, perusahaan mencatat rugi dua tahun berturut-turut. Yakni, Rp180,7 miliar pada 2019 dan Rp131,0 miliar pada 2018 lalu. Rasio kecukupan modal (CAR) perusahaan pun tersisa 9,01 persen.
[Gambas:Video CNN]
(nva/bir)