Kerugian berasal dari penerbangan domestik sebesar Rp1,2 triliun dan penerbangan internasional sebesar Rp1 triliun. Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja menyebut kerugian telah ditelan sejak Februari 2020.
Denon bilang penurunan penerbangan baik internasional mau pun domestik terbesar terjadi di 4 bandara utama yaitu Soekarno-Hatta Tangerang, Kualanamu, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia bilang kemampuan maskapai bertahan bertumpu pada kebijakan pemerintah. Durasi larangan terbang yang diberlakukan pemerintah sekarang menjadi faktor penting.
Pasalnya, maskapai tetap diberi beban biaya parkir pesawat walaupun sedang tak beroperasi. Kalau tekanan tersebut tak diatasi, masalah maskapai berpotensi menekan puluhan ribu karyawan.
[Gambas:Video CNN]
"Penurunan penumpang dampaknya dirasakan karyawan yang jumlahnya puluhan ribu, tentu karena penurunan produktivitas pihak manajemen harus merumahkan pekerja," kata dia.
Untuk itu, dia berharap pemerintah dapat sigap dalam menangani wabah virus corona dan menggelontorkan bantuan. Bantuan yang diharapkan; restrukturisasi atau relaksasi biaya beban dan utang.
(wel/agt)