"Potensi kerugian kami sepanjang 2020 ini kurang lebih US$9 miliar, yang paling besar adalah wisata tirta," ungkap Ketua Umum GIPI Ida Bagus Agung Partha Adnyana pada Jumat (24/4).
Kata dia, penurunan pendapatan pariwisata Bali telah terjadi sejak Februari 2020. Tren penurunan terus terjadi pada Maret 2020, angka wisman anjlok sebesar 42,32 persen. Sementara untuk April, per 13 April 2020 dilaporkan penurunan kunjungan sebesar 93,24 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:IHSG Anjlok 26,43 Persen Sampai April Ini |
Tjokorda mengaku virus telah menekan permintaan produk pertanian. Akibatnya, pasokan pangan seperti sayur dan buah meningkat karena tak terserap.
Ia kebingungan mencari pihak yang dapat menyerap hasil pertanian yang biasanya diserap oleh hotel di Bali.
Untuk itu, dia mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk mengeluarkan kebijakan yang dapat meringankan beban provinsi yang dipimpinnya. Dalam hal ini, dia meminta pemerintah pusat untuk mengeluarkan kebijakan yang dapat menyelamatkan baik para pekerja pariwisata mau pun pengusaha.
Dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar para pekerja, ia meminta pemerintah pusat dalam hal ini BUMN untuk meringankan beban para pengusaha.
Usulan pertamanya, menggratiskan listrik perhotelan. Menurutnya, meski telah menutup usaha mereka untuk sementara, pengusaha hotel masih harus membayar abodemen secara penuh. Menurutnya, per bulan para pengusaha harus membayar tagihan listrik sebesar Rp500 juta hingga Rp800 juta.
Selanjutnya, dia pun mengusulkan pemerintah untuk memberikan pinjaman lunak lewat bank kepada pengusaha. Dengan catatan, dana pinjaman tersebut harus ditransfer langsung ke rekening para pekerja sebagai bayaran gaji mereka selama dirumahkan.
"Hak karyawan harus dipenuhi karena mereka juga punya kewajiban mencicil dan harus makan. Gaji tak harus dibayarkan penuh, sama-sama mengerti saja, asal ada pendapatan dan mencukupi," mintanya.
Usulan Pemprov Bali lainnya, yaitu penundaan tagihan BPJS para karyawan. Ia berharap pemerintah pusat dapat untuk sementara membayarkan kewajiban BPJS para karyawan agar perlindungan kesehatan mereka dapat terjamin dan menjaga agar kas perusahaan tak bolong.
[Gambas:Video CNN]
(wel/age)