Mengutip Antara, Senin (27/4), harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni bertengger di posisi US$21,44 per barel pada akhir perdagangan Jumat (24/4), waktu AS. Dalam sepekan harga Brent amblas 24 persen.
Sementara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni berada di posisi US$16,94 per barel atau merosot di kisaran 7 persen dalam sepekan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, OPEC dan sekutunya termasuk Rusia pada bulan ini sepakat untuk memangkas produksi sebesar 9,7 juta barel per hari. Pun begitu, langkah penyelamatan tersebut dinilai masih minim.
"Terlepas dari langkah-langkah yang diambil OPEC, produsen minyak di berbagai negara harus sadar bahwa mereka mungkin didesak untuk mengambil tindakan yang lebih drastis," kata Menteri Sumber Daya dan Perminyakan Angola Diamantino Azevedo.
[Gambas:Video CNN]
Rusia berencana memangkas setengah dari ekspor minyak dari pelabuhan Baltik dan Laut Hitam pada Mei mendatang. Ini sesuai dengan jadwal pemuatan pertama untuk pengiriman minyak mentah setelah disetujui pemangkasan produksi.
Namun demikian, perusahaan riset energi Kpler menyebut penyimpanan minyak darat saat ini masih terisi dengan kapasitas hampir 85 persen.