Pelemahan mata uang Garuda berbanding terbalik dengan pergerakan mata uang di Asia yang berada di zona hijau. Tercatat, won Korea Selatan menguat 0,32 persen, baht Thailand 0,02 persen, dan dolar Singapura 0,16 persen.
Begitu pula dengan yuan China yang menguat 0,11 persen, ringgit Malaysia 0,11 persen, peso Filipina 0,12 persen. Sementara, yen Jepang minus 0,02 persen dan dolar Hong Kong bergerak stagnan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, perkembangan virus corona di global tak terlalu mempengaruhi pergerakan rupiah. Hari ini, Lukman memprediksi rupiah bergerak dalam rentang Rp15.400-Rp15.600 per dolar AS.
Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan pihaknya telah menggunakan cadangan devisa (cadev) sebesar US$7 miliar pada Maret 2020 untuk menstabilkan nilai tukar rupiah yang sempat tertekan hebat akibat penyebaran virus corona. Maklum, rupiah pada bulan lalu sempat menyentuh Rp16.500 per dolar Amerika Serikat (AS).
"Cadev kami akui menurun untuk sebesar US$2 miliar bayar utang pemerintah yang jatuh tempo lalu US$7 miliar untuk stabilisasi rupiah," ucap Perry.
[Gambas:Video CNN]
(aud/sfr)