"Sekarang sudah 8 juta lebih yang mendaftar," ucap Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky dalam video conference, Senin (27/4).
Panji tak menjelaskan lebih lanjut terkait total pemohon yang sudah diterima di gelombang kedua dan selanjutnya. Hal yang pasti, setiap pekan pemerintah memang membuka pendaftaran untuk peserta Kartu Prakerja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panji bilang setiap peserta akan mendapatkan biaya pelatihan sebesar Rp3,55 juta ketika diumumkan lolos sebagai peserta kartu prakerja. Namun, peserta hanya bisa menggunakan dana sebesar Rp1 juta terlebih dahulu untuk mengikuti pelatihan.
"Setelah selesai pelatihan maka peserta bisa mendapatkan insentif dengan mendaftarkan rekeningnya, bisa bank dan e-wallet yang menjadi mitra Program Kartu Prakerja," kata Panji.
Sebagai informasi, pemerintah akan menyalurkan kartu prakerja kepada 5,6 juta orang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) serta pekerja informal yang pendapatannya tertekan akibat penyebaran virus corona.
Setiap peserta akan mendapatkan total insentif bantuan pelatihan sebesar Rp3,55 juta. Dana itu terdiri dari biaya pelatihan sebesar Rp1 juta, insentif pasca pelatihan Rp600 ribu per bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp50 ribu untuk tiga kali.
[Gambas:Video CNN]
(aud/sfr)