Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp15.488 per dolar AS atau menguat dari Rp15.591 per dolar AS pada Senin (27/4).
Rupiah menjadi mata uang Asia yang paling lemah dari dolar AS. Pelemahan rupiah diikuti ringgit Malaysia minus 0,29 persen dan dolar Hong Kong minus 0,01 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Penguatan 171 Saham Angkat IHSG ke 4.529 |
Analis Asia Valbury Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah terjadi karena ada beberapa proyeksi data ekonomi terus memburuk di tengah tekanan pandemi virus corona atau Covid-19.
"Sentimen on off terjadi karena beberapa data penting akan keluar pada pekan ini, memang prospeknya masih cukup buruk di tengah pandemi corona," ungkap Lukman kepada CNNIndonesia.com, Selasa (28/4).
Sementara Indonesia sendiri masih terus merasakan peningkatan jumlah kasus positif virus corona. Begitu pula dengan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diperpanjang oleh beberapa daerah.
[Gambas:Video CNN]
(uli/age)