"Sejak diperkenalkan pada akhir Maret lalu, telah tercatat 116.973 pengajuan klaim JHT yang dilakukan oleh peserta melalui Lapak Asik," kata Agus dalam rilis resmi, Senin (27/04).
Dia mengungkapkan, seluruh kantor cabang BP Jamsostek tetap beroperasi seperti biasa. Pihaknya pun memberi alternatif tambahan untuk menyampaikan dokumen. Jika sebelumnya menggunakan dropbox, sekarang peserta juga bisa memanfaatkan teknologi internet.
Lihat juga:Lapak Asik BP Jamsostek Permudah Klaim JHT |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari total 79.481 proses verifikasi, masih terdapat 19 persen peserta yang tidak dapat dihubungi pada proses tersebut. Hal tersebut cukup menyulitkan petugas kami di lapangan untuk mendapatkan data peserta yang valid, yang pada akhirnya berakibat pada proses pembayaran klaim yang tertunda," katanya.
Untuk mengajukan klaim JHT, peserta diwajibkan melakukan registrasi terlebih dahulu melalui situs antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id atau melalui aplikasi BPJSTKU. Peserta lalu memilih tanggal dan waktu pengajuan, serta kantor cabang terdekat.
Setelah mendapat nomor antrian, peserta mendatangi kantor cabang pada waktu dan tanggal sesuai pilihan untuk memasukkan seluruh dokumen persyaratan ke dalam dropbox. Namun jika tidak memungkinkan untuk kedatangan langsung, peserta dapat mengirim seluruh scan dokumen melalui alamat surel yang telah ditentukan. (rea)