Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan investor masih akan terus mencermati data perekonomian baik global maupun domestik.
"Data Produk Domestik Bruto (PDB) rilis di bawah ekspektasi," ujarnya dalam riset yang diterima CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penguatan yang terjadi pada IHSG hanya teknikal rebound dan bersifat sementara," imbuhnya.
Sebaliknya, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi meyakini indeks saham akan menguat pada perdagangan hari ini. Kenaikan indeks saham ditopang faktor teknikal.
[Gambas:Video CNN]
"Kami perkirakan IHSG akan melanjutkan penguatannya dengan support resistance 4.610-4.810," ucapnya.
Dengan potensi penguatan lanjutan itu, ia merekomendasikan beli saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Buyung Poetra Sembada (HOKI), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Vale Indonesia (INCO), PT Matahari Department Store (LPPF), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).
Pada perdagangan Selasa (5/5), IHSG ditutup ditutup perkasa di level 4.630. Indeks saham terpantau naik 24,64 poin atau 0,54 persen.
Sementara itu, saham-saham utama Wall Street kompak menguat. Indeks Dow Jones menguat 0,56 persen ke level 23.883. S&P 500 naik 0,90 persen ke level 2.868, dan Nasdaq Composite naik 1,13 persen menjadi 8.809.
Lihat juga:IHSG Unjuk Gigi ke Posisi 4.630 |