Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp15.127 per dolar AS atau melemah dari sebelumnya yang sebesar Rp15.104 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Garuda terpantau masih lebih baik dibandingkan mata uang lainnya di Asia yang mayoritas negatif. Won Korea Selatan terkoreksi 0,17 persen, ringgit Malaysia 0,31 persen, rupee India 0,17 persen, dolar Singapura 0,23 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sentimen pasar memang rada beragam, antara sentimen positif dan negatif, dari pagi hingga sore ini," ucap Ariston kepada CNNIndonesia.com.
Ia bilang informasi terkait pelonggaran lockdown di sejumlah negara menjadi sentimen negatif untuk sektor keuangan. Pasalnya, kebijakan itu bisa diartikan bahwa penyebaran virus corona mulai mereda.
[Gambas:Video CNN]
Namun, di sisi lain sejumlah investor justru khawatir ada gelombang kedua penyebaran virus corona secara global. Artinya, perlambatan penyebaran virus corona hanya sementara saja.
"Lalu pasar juga mewaspadai potensi perang dagang AS dan China yang baru karena provokasi AS terhadap China mengenai sumber virus," pungkas Ariston. (aud/sfr)