Ia mengatakan saat berkunjung ke Sarinah untuk mencari barang isi kantor dan melihat proses bisnis di BUMN tersebut, kondisinya memang butuh perbaikan.
"Saya berkunjung ke Sarinah kemarin, selain mencari beberapa barang untuk isi kantor, saya ingin melihat langsung proses bisnis dan juga kondisi Sarinah saat ini. Ternyata memang banyak hal yang harus dibenahi. Pembaharuan perlu dilakukan untuk dapat tetap bersaing, namun dengan tidak meninggalkan nilai sejarah dari Sarinah itu sendiri. Siapa yang pernah jalan-jalan ke Sarinah?"
Ternyata, pandemi virus corona tak membuat rencana tersebut tertunda atau bahkan dibatalkan. Semalam, McDonald's pertama di Indonesia yang tepat berada di Sarinah mengumumkan penutupan gerai permanen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi yang sering berkunjung atau sekadar melintas di depan Sarinah, pasti paham betul bahwa gerai fastfood di sudut Sarinah tak pernah sepi pengunjung. Apalagi, di akhir pekan.
Gerai ini pertama kali buka pada 14 Februari 1991. Walaupun sempat 'meninggalkan' Sarinah pada 2009-2011. Namun, McD kembali menempati pojok favorit di Sarinah.
Karena lokasinya yang strategis, gerai ini pun telah menjadi saksi bisu berbagai peristiwa bersejarah dari ledakan bom Thamrin hingga berbagai peristiwa demonstrasi.
Sayangnya, 'induk' McD yakni Sarinah sudah mulai terlihat menua dan sepi pengunjung. Department store pelat merah ini merupakan pusat perbelanjaan pertama di Indonesia.
"Sarinah adalah Department Store pertama Indonesia yang didirikan pada 17 Agustus 1962 oleh Presiden Soekarno. Nama Sarinah terinspirasi dari sosok Mbok Sarinah, seorang pengasuh Presiden Soekarno. "Dari Mbok Sarinah, saya mendapat pelajaran mencintai 'orang kecil'. Ia orang kecil, tapi jiwanya selalu besar" tulis Bung Karno dalam pengantar bukunya yang berjudul Sarinah."
Kisah Erick dalam unggahan Instagramnya akhir tahun lalu.
[Gambas:Instagram]
Erick melihat urgensi pembaharuan Sarinah agar tetap hidup dan bersaing di tengah perkembangan zaman. Namun, tetap mempertahankan nilai historisnya. Rencananya, Sarinah akan 'berganti wajah' agar tak pudar oleh waktu.
Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Gusti Ngurah Putu Sudiarta Yasa mengatakan pihaknya memang akan melakukan perubahan bisnis. Perubahan akan dilakukan dengan fokus menyediakan ekosistem bisnis bagi UMKM dan produk Indonesia. Ia menyebut dalam waktu dekat ini manajemen Sarinah akan melakukan zonasi.
Dengan sistem zonasi tersebut, nantinya produk-produk UMKM dan buatan dalam negeri akan lebih dikedepankan. Perubahan akan dilakukan setelah Gedung Sarinah direnovasi. Renovasi gedung sedianya akan mulai pada Juni 2020. Meskipun melakukan perubahan, ia mengatakan Sarinah tetap akan memprioritaskan para tenant untuk kembali berusaha di tempat mereka.
Tenant yang mendapat prioritas tersebut katanya, salah satunya McDonald's. Pihaknya akan menawarkan tenant eksisting untuk kembali menyewa tempat di pusat perbelanjaan Sarinah, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat. Namun demikian, ia menyerahkan keputusan sewa tempat kembali di Sarinah ke manajemen McDonald's.
"Kami tergantung manajemen mereka, kalau mau mereka permanen meninggalkan Sarinah itu keputusan mereka. Tapi kami tetap tawarkan kepada eksisting tenant untuk bisa kembali," ujarnya.
Pergantian 'wajah' tersebut menjadi upaya mempertahankan Sarinah agar tak lekang oleh waktu dan tak hilang menjadi kenangan.
[Gambas:Video CNN]
(agt)