Hal ini berarti satu dari lima pekerja telah mengajukan tunjangan pengangguran tersebut dalam waktu tujuh pekan terakhir. Lonjakan terjadi sejak pemberlakuan lockdown untuk memerangi virus covid-19 dilakukan di Negeri Paman Sam.
Dalam kondisi normal, pengajuan pengangguran per pekan di AS rata-rata tak sampai 200 ribu orang. Angka ini mengalami lonjakan signifikan jika mengacu data 6,9 juta pengajuan pengangguran pada pekan terakhir bulan Maret lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah AS juga merespons krisis ini dengan meluaskan definisi pekerja yang pengajuan penganggurannya ditanggung, seperti kontraktor, wiraswasta, dan para pekerja lepas.
"Data menunjukkan krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya telah menghantam layanan garis depan seperti restoran dan bisnis ritel, tetapi sekarang telah mencapai bisnis manufaktur hingga industri kesehatan," kata Andrew Sttetner dari The Century Foundation.
Sebelumnya sekitar 26 persen angkatan kerja di Hawaii, yang menyandarkan ekonomi pada sektor pariwisata, telah mengajukan tunjangan pengangguran selama lima pekan terakhir. Di Kentucky dan Michigan terdapat 24 persen pekerja mengajukan klaim lebih awal.
[Gambas:Video CNN]
(jal/agt)