"Seperti saya sudah beritahu. Ada backlog dalam pelaksanaan, ada yang belum selesai terkait penggunaan Kartu Prakerja dengan penyalur insentif dan pelatihan," ujarnya dalam video conference, Senin (11/5).
Panji menjelaskan ada hal dan syarat yang harus dipenuhi sebelum pencairan insentif. Ia mengatakan berdasarkan data yang dimilikinya terdapat 360 ribu peserta program yang sudah menggunakan saldo pelatihan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panji menambahkan dari 132 ribu, baru 55 ribu akan yang sudah diverifikasi oleh mitra pembayaran yakni BNI, OVO, LINKAJA dan GOPAY.
"Jadi mereka harus verifikasi dulu kalau ini NIK-nya sama. Dari 55 ribu, manajemen sudah transfer ke 51 ribu. Jadi ini breakdown-nya," pungkas Panji.
Ia menyatakan dana yang dicairkan ini merupakan biaya pelatihan peserta Program Kartu Prakerja sekaligus insentif pascapelatihan. Masing-masing peserta mendapatkan jatah sebesar Rp1 juta untuk biaya pelatihan dan Rp600 ribu selama empat bulan untuk insentif pasca pelatihan.
"Pelatihan yang diikuti termurah Rp24 ribu ini dibeli 42 orang. Harga pelatihan termahal Rp1 juta ini dibeli 22 ribu orang," tutur Sri Mulyani dalam video conference, Jumat (8/5).
Kemudian, pelatihan yang paling banyak diminati adalah Bahasa Inggris. Total peserta yang memilih pelatihan itu mencapai 6.834 orang.
[Gambas:Video CNN]
(uli/age)