"Sebelum lebaran kami berharap sebagian penerima bansos sudah mendapatkan dua kali, jadi dua kali Rp600 ribu," ungkap Menteri Sosial Juliari Batubara, Rabu (13/5).
Diketahui, pemerintah memberikan BLT bagi masyarakat yang terdampak virus corona sebesar Rp600 ribu sebanyak tiga kali. Secara total, keluarga penerima manfaat bakal mendapatkan total BLT sebesar Rp1,8 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada yang sudah kirim data, tapi minta dikembalikan lagi karena ada data yang belum masuk, ada cukup banyak yang menarik datanya," jelas Juliari.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan realisasi penyaluran BLT dana desa sejauh ini baru 10 persen dari total dana yang dianggarkan sebesar Rp21 triliun-Rp22 triliun. Ini artinya, pemerintah baru mengucurkan BLT Dana Desa sekitar Rp2,2 triliun.
[Gambas:Video CNN]
"Saya cek, misalnya BLT Dana Desa itu yang diterima baru 10 persen. Jadi, masyarakat masih menunggu dan menanyakan pada aparat desa," kata Jokowi.
Ia mengakui penyaluran bansos memang belum 100 persen. Dalam hal ini, pemerintah menyalurkannya secara bertahap.
Jokowi berharap seluruh bansos yang diberikan pemerintah bisa menjangkau 55 persen dari total penduduk Indonesia, baik yang kurang mampu dan memang terdampak penyebaran virus corona.
Beberapa bansos yang dimaksud, antara lain program keluarga harapan (PKH), kartu sembako, dan BLT dana desa.