Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan uang tersebut merupakan pinjaman untuk membantu perseroan membayar utang jatuh tempo senilai US$500 juta setara Rp7,5 triliun (mengacu kurs Rp15 ribu).
"Jadi yang benar hanya ada dana talangan (bridging loan) sebesar Rp8,5 triliun yang disiapkan, tidak ada bailout," ujarnya, Kamis (14/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Garuda Indonesia, pemerintah juga akan memberikan talangan dana kepada PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sebesar Rp3 triliun, Perum Perumnas (Persero) sebesar Rp650 miliar, PT KAI (Persero) Rp3,5 triliun, Perum Bulog (Persero) Rp13 triliun, dan PTPN (Persero) Rp4 triliun.
Total dana yang disiapkan pemerintah untuk memberikan talangan kepada sejumlah BUMN sebesar Rp32,65 triliun. Pemerintah sendiri menganggarkan dana pelaksanaan program PEN sebesar Rp491,55 triliun.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/agt)