"Telkom secara proaktif terus melakukan berbagai kegiatan preventif bagi karyawan di lingkungan kerja, baik yang bekerja di kantor maupun yang bekerja dari rumah, yang keseluruhannya diawasi secara kontinyu melalui satuan tugas yang dibentuk untuk penanganan pandemi virus ini," ujar Ririek.
Ia menjelaskan, semenjak pandemi merebak, TelkomGroup menjalankan protokol kesehatan, prosedur kerja, serta aturan komunikasi di seluruh lingkungan kerja yang mencakup interaksi dengan mitra, pelanggan, pemasok, serta pihak eksternal lain. Selain itu, juga dilakukan sosialisasi dan pembaruan informasi untuk disampaikan kepada karyawan tentang Covid-19.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Budaya kerja TelkomGroup telah berorientasi pada teknologi digital melalui pemanfaatan berbagai aplikasi digital untuk perkantoran seperti Diarium, aplikasi Nota Dinas Elektronik, Portal Internal ataupun berbagai aplikasi pengeloaan Human Capital, hingga untuk keperluan komunikasi video conference dengan menggunakan aplikasi CloudX dan UMeetMe," kata Ririek.
Ririek menambahkan, Grapari TelkomGroup dan Plasa Telkom siap beroperasi penuh dengan penerapan protokol kesehatan, seperti mengecek suhu tubuh semua orang di lokasi, penggunaan masker, hand sanitizer, serta pengaturan jarak.
perubahan baru itu dapat mendukung seluruh karyawan dalam menjaga efektivitas dan produktivitas perusahaan, sembari tetap mengedepankan protokol kesehatan masing-masing. Penerapan ini akan diberlakukan secara bertahap dengan mengikuti peraturan yang berlaku, serta mempertimbangkan hasil monitoring dan evaluasi demi hasil optimal.
"Kami sadari bahwa kondisi saat ini menjadi tantangan untuk semua pihak, tak terkecuali BUMN. Untuk itu Telkom siap mengkampanyekan gerakan optimisme seluruh karyawan dalam menghadapi kondisi 'the new normal' ini. Dengan saling bahu membahu dan gotong royong, Insya Allah kita bisa menghadapi ini semua, #CovidSafe BUMN," kata Ririek. (rea)