"Jadi alhamdulillah lumayan percepatannya," kata Abdul, dikutip dari Antara, Senin (18/5).
Ia mengatakan peningkatan itu cukup baik dibandingkan 15 persen yang tercatat beberapa hari sebelumnya. Peningkatan tersebut, katanya, berkat adanya penambahan ratusan desa yang melakukan proses pencairan BLT Dana Desa dalam dua hari terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini karena memang kami terus melakukan upaya-upaya percepatan dan meminta bupati dan walikota agar memberikan kemudahan di dalam proses penyaluran, termasuk fasilitasi," kata dia.
Proses percepatan itu, katanya, merupakan komitmen sekaligus harapan Presiden agar BLT Dana Desa segera disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebelum Lebaran sehingga masalah kekurangan pangan dapat segera teratasi.
Dari total 53.156 desa yang RKD-nya sudah disaluri Rp20,8 triliun BLT Dana Desa, 46.174 di antaranya, kata dia, telah menyelesaikan musyawarah desa khusus (Musdesus).
Dari 46.174 desa tersebut, 12.829 desa atau 24 persen sudah menyalurkan BLT Dana Desa. Sedangkan 33.345 desa atau 63 persen lainnya sudah melakukan Musdesus dan menetapkan calon KPM tetapi belum menyalurkan BLT Dana Desa.
[Gambas:Video CNN]
(age/sfr)