Hal itu berkaitan dengan tren perubahan sosial, lingkungan, dan juga bisnis. Menurutnya interaksi fisik akan semakin terbatas saat the new normal.
Sebaliknya interaksi digital yang selama masa WFH (Work From Home) menjadi pilihan utama dalam kegiatan masyarakat, diprediksi akan tetap bertahan. Ia menilai dibutuhkan strategi agar perubahan tersebut tidak menimbulkan masalah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:New Normal dan Ancaman Bagi Ekonomi RI |
Sejumlah BUMN sudah merancang strategi agar new normal nantinya berjalan lancar. Salah satunya, PT Angkasa Pura II (Persero) sudah menyiapkan protokol jika pemerintah jadi menerapkan kehidupan the new normal.
Direktur AP II Muhammad Awaluddin mengatakan protokol salah satunya berkaitan dengan penerapan layanan teknologi informasi dan physical distancing ke penumpang.
[Gambas:Video CNN]
Pendekatan dengan basis teknologi ini membuat penumpang diarahkan menggunakan self check in, mobile check in, dan web check in, hingga menerapkan transaksi non tunai (cashless). Hal ini jadi solusi untuk meminimalkan kontak fisik di tengah pandemi covid-19 yang belum tuntas.
Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia masih menggodok protokol yang akan diterapkan saat the new normal dengan mengikuti aturan Kementerian Perhubungan. Protokol tersebut akan mengatur pelayanan kepada pelanggan dan pekerja di bawah usia 45 tahun dalam keadaan saat ini. (jal/agt)