"Kami menyiapkan diri sesuai arahan dan kebijakan Pemerintah melalui Kementerian BUMN, baik secara internal maupun eksternal," ujar Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (19/5).
Secara internal, perusahaan tengah melengkapi protokol bekerja sesuai dengan protokol yang sudah dikeluarkan pemerintah untuk pegawai yang bekerja dari kantor maupun dari rumah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, sosialisasi kepada para pegawai PLN di seluruh Indonesia juga telah dilakukan, sehingga ketika skenario tersebut dijalankan sudah mengikuti protokol yang dimaksud.
Pada skenario yang akan dimulai pada 25 Mei 2020 tersebut, perseroan menyiapkan protokol yang akan mengatur langkah-langkah dan tahapan yang akan diterapkan, diantaranya terkait kewajiban penggunaan masker, sterilisasi lingkungan kerja maupun pemeriksaan kesehatan dan tracking kondisi pekerja.
Selain itu, juga terkait pengaturan kehadiran pekerja di kantor dan di daerah operasi, pengaturan pertemuan dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi dan digitalisasi, maupun pengaturan pelayanan kepada pelanggan dengan physical distancing maupun mendorong penggunaan digital payment melalui aplikasi MyPertamina.
Sampai saat ini, lanjut Nicke, perseroan tetap fokus menerapkan protokol yang ketat di seluruh wilayah operasi untuk memastikan kesehatan pekerja dan stakeholder lainnya serta memitigasi agar tidak terjadi penyebaran virus Covid-19 di area operasi. Penerapan protokol tersebut diawasi oleh Satgas Covid-19 Pertamina yang telah terbentuk sejak Maret lalu.
[Gambas:Video CNN]
(sfr/sfr)