Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan pemerintah terus menggenjot penyaluran bansos di tengah penyebaran virus corona. Hal ini dilakukan guna menjaga daya beli masyarakat, sehingga tingkat konsumsi masyarakat tak anjlok.
"Belanja bansos digenjot di tengah kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Realisasinya lebih tinggi 13,7 persen, ini didorong untuk menjaga konsumsi masyarakat terus kelas menengah," ungkap Suahasil dalam video conference, Rabu (20/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, penyaluran bansos berbentuk sembako untuk KPM di DKI Jakarta dan Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Bodetabek). Selanjutnya, ada bansos tunai untuk KPM yang berada di luar wilayah Jabodetabek.
Di samping itu, pemerintah juga menyalurkan bansos untuk rehabilitasi sosial sebesar Rp100 miliar, membayar peserta BPJS Kesehatan untuk kategori penerima bantuan iuran (PBI) sebesar Rp27,3 triliun, pemberdayaan sosial sebesar Rp300 miliar.
[Gambas:Video CNN]
(aud/bir)