Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut bahwa realisasi penerimaan pajak pada April 2020 baru setara 30 persen dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 sebesar Rp1.254,1 triliun. Penurunan penerimaan pajak ini khususnya disebabkan oleh PPh migas yang anjlok 32,3 persen.
"PPh migas turun sejalan dengan penurunan harga migas yang cukup dalam. Tercatat PPh migas terkontraksi 32,3 persen dibandingkan tahun lalu," ujar Suahasil dalam video conference, Rabu (20/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Defisit APBN Capai Rp74,5 T pada April 2020 |
Di sisi lain, penerimaan kepabeanan dan cukai naik 16,7 persen dari Rp49,4 triliun menjadi Rp57,7 triliun. Mayoritas penerimaan berasal dari cukai sebesar Rp45,2 triliun.
Lalu, pajak perdagangan internasional hingga April 2020 sebesar Rp12,4 triliun. Detailnya, bea masuk sebesar Rp11,5 triliun dan bea keluar Rp900 miliar.
"Pertumbuhannya negatif untuk perdagangan internasional. Artinya perdagangan ekspor dan impor negatif dan berimbas ke bea masuk dan keluar yang turun," pungkas Suahasil.
[Gambas:Video CNN]
(aud/sfr)