Pada perdagangan Jumat (22/5), harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli naik US$0,43 per barel atau 1,28 persen jadi US$33,92 per barel di New York Mercantile Exchange. Harga ini terpantau sejak 10 Maret lalu.
Sementara itu, harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli berdasarkan acuan global naik US$0,31 dolar per barel atau 1,00 persen menjadi US$36,06 dolar per barel di London ICE Futures Exchange.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Reli minyak mentah berjangka mulai mendekati level di mana penurunan produksi seperti AS akan mulai melambat dan mungkin berbalik ketika produsen berbiaya rendah berusaha untuk menghasilkan pendapatan," terang Jim Ritterbusch, Presiden Ritterbusch and Associates di Galena, Illinois, dilansir Antara.
Pada saat yang sama, ada bukti pulihnya penggunaan bahan bakar. Para investor juga menjadi berharap penuh atas pemulihan permintaan karena lebih banyak ekonomi mulai melonggarkan pembatasan penguncian mereka terkait virus corona.
[Gambas:Video CNN]
(antara/bir)