Lebih rinci, seperti dikutip dari keterbukaan informasi, Jumat (22/5), sebanyak 4.988 karyawan dirumahkan. Sementara, 4.847 karyawan lainnya harus rela dipotong gaji.
"Hingga saat ini terdapat 115 gerai yang ditutup karena mal/plaza harus tutup karena dampak covid-19 di berbagai kota di Indonesia, bukan hanya di Jakarta," tulis surat manajemen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, pihak manajemen juga memastikan bahwa perusahaan dan entitasnya tak berpotensi bangkrut akibat dampak penyebaran virus corona.
Untuk meminimalisir kerugian perusahaan, perseroan berkode emiten FAST ini mengharapkan operasional dapat kembali dibuka termasuk makan di tempat (dine in) dengan kapasitas terbatas sesuai dengan arahan pemerintah.
"Perseroan menjalankan beberapa langkah untuk meningkatkan pendapatan semaksimal mungkin dengan cara menyediakan menu dengan harga terjangkau dan memperluas jenis layanan yang dapat diberikan kepada pelanggan," tandasnya.
[Gambas:Video CNN]
(wel/bir)