"Dalam masa covid-19 ini, kami banyak melakukan grounded (kandangkan) pesawat karena rute berkurang, flight (penerbangan) berkurang. Jadi, beberapa pesawat kami grounded," ujar Direktur Teknik Garuda Indonesia Rahmat Hanafi dikutip di Instagram @garuda.indonesia, Senin (25/5).
Pun demikian, ia melanjutkan burung besi maskapai BUMN yang dikandangkan ini tidak diterlantarkan begitu saja. Justru, perusahaan tetap menjalankan perawatan pesawat agar layak terbang saat kembali beroperasi nanti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiga, saat maskapai sudah siap terbang nanti, teknisi akan melakukan persiapan lebih dulu. "Pesawat akan kami ambil dari storage 2-3 hari sebelumnya, kami cek semua, termasuk kabin sistem agar pesawat tetap aman," terang Rahmat.
Rahmat memastikan saat pesawat kembali mengudara, seluruh komponennya telah melalui proses pengecekan. Sehingga, penumpang nantinya akan melakoni perjalanan dengan kondisi aman dan nyaman.
[Gambas:Video CNN]
(bir)