Selain industri makanan, realisasi investasi industri logam dasar; barang logam, bukan mesin; dan peralatannya mengekor dengan total Rp266,7 triliun.
Berikutnya, investasi industri kimia dan farmasi menyusul di peringkat ketiga dengan nilai investasi Rp243,9 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Angka-angka ini menjadi refleksi bahwa tidak bisa dipungkiri jika pasar domestik Indonesia adalah magnet investasi, khususnya industri makanan dan minuman," ujarnya melalui keterangan resmi yang dikutip dari Antara, Selasa (26/5).
Di antara sektor-sektor lainnya itu, hanya industri makanan yang porsi penanaman modal dalam negeri lebih besar dari penanaman modal asing. Karenanya, ia yakin industri ini akan cukup stabil dari guncangan ekonomi dunia.
[Gambas:Video CNN]
Secara rata-rata, investasi industri makanan tumbuh sebesar tiga persen per tahun dan tetap berada pada peringkat teratas total realisasi investasi sektor sekunder.
Realisasi investasi industri makanan tertinggi terjadi pada 2017 di mana total investasi mencapai Rp64,8 triliun. Sementara itu, realisasi investasi industri logam dasar pada lima tahun terakhir meskipun tidak selalu menjadi yang teratas, menunjukkan potensi besar yang terlihat dari rata-rata pertumbuhannya mencapai 11 persen per tahun.
"Kalau kita merunut data industri makanan, memang kenaikannya tidak sebanyak investasi industri logam dasar. Kenaikan investasi di industri logam dasar juga merupakan sinyal bahwa pembangunan industri di Tanah Air berjalan dengan cepat. Indonesia tetap dipercaya oleh investor baik dalam maupun luar negeri," jelasnya.