Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, bank sentral juga tak mewajibkan tambahan giro bagi perbankan yang tak memenuhi rasio intermediasi makroprudensial (RIM) Rp15,8 triliun serta term repo perbankan dan FX Swap sebesar Rp4,9 triliun.
Pelonggaran likuiditas tersebut, lanjut Perry, akan terus dilakukan bank sentral sejalan dengan langkah stimulus fiskal pemerintah dan restrukturisasi kredit dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perry menjelaskan, beberapa langkah yang telah dilakukan di bulan tersebut di antaranya membeli surat berharga negara (SBN) yang dijual asing di pasar sekunder sebesar Rp166,2 triliun. Selain itu, term repo perbankan sebesar Rp160 triliun, FX Swap Rp36,6 triliun dan penurunan GWM Rupiah (Januari & April) Rp53 triliun.
[Gambas:Video CNN]
(hrf/sfr)