Selain itu, maskapai asal Malaysia itu juga melakukan pemotongan gaji sebesar 50 persen kepada 328 karyawan.
Manajemen perusahaan memprediksi pandemi tersebut membuat pendapatan maskapai merosot 25 persen sampai 50 persen. Imbasnya, laba bersih perseroan juga diperkirakan anjlok hingga 75 persen pada Maret-April 2020.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertama, dengan melakukan tindakan mitigasi proaktif yakni dengan mengelola kapasitas penerbangan Maskapai AirAsia sejak awal Februari 2020.
Selain itu, perseroan juga melakukan cash conservation mode yakni melakukan kontrol biaya yang ketat secara internal.
"Seperti pemberhentian sementara untuk memperkerjakan karyawan baru, tidak ada perpanjangan atas sewa pesawat yang akan kedaluwarsa, melakukan negosiasi terhadap lessor Pesawat untuk pengurangan biaya sewa," jelas manajemen.
[Gambas:Video CNN]
(hrf/sfr)