Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan setiap proyek senilai Rp1 triliun akan menyerap tenaga kerja sebanyak 14 ribu orang. Penyerapan ini terjadi baik secara langsung maupun tidak langsung.
"Kalau dilihat bahwa proyek ini dalam periode 2020-2024 ini ditargetkan bisa menyerap tenaga kerja setiap tahunnya sebanyak 4 juta orang atau selama proyek itu berjalan agregatnya bisa mencapai 19 juta orang yang bekerja dalam proyek selama lima tahun ini," ungkap Airlangga dalam video conference, Jumat (29/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di lapangan sudah berjalan dengan total penyerapan pekerja yang kami hitung sekitar 595 ribu orang," ujar Basuki.
Selain itu, Basuki bilang ada pekerjaan reguler yang juga akan menambah penyerapan tenaga kerja, seperti rehabilitasi irigasi, pembangunan bendungan, dan jalan raya. Untuk pekerjaan reguler ini, ada 78 ribu tenaga kerja yang terserap.
[Gambas:Video CNN]
"Jadi selain padat karya yang Rp11,6 triliun tadi, kami membuat pekerjaan reguler di 2.865 lokasi yang kami hitung ada penyerapan 78 ribu orang lagi. Jadi itu tambahannya," pungkas Basuki.
Sebagai informasi, ada 89 proyek direkomendasikan masuk ke daftar baru PSN. Total nilai proyek tersebut mencapai Rp1.422 triliun.
Airlangga mengungkapkan 89 proyek itu berasal dari 245 proyek yang tadinya diusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Proyek yang masuk dalam daftar PSN dianggap memberikan dampak kepada masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi virus corona.