Gagal ginjal merupakan kondisi di mana organ itu kehilangan kemampuan untuk menyaring cairan dan sisa-sisa makanan. Kadar racun dan cairan berbahaya yang terkumpul di dalam tubuh dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan baik.
Pada 2017, dokter mendiagnosa Welminah dengan gagal ginjal kronis. Wanita 42 tahun itu diharuskan menjalani hemodialisa atau cuci darah rutin, dua kali di seminggu di Rumah Sakit Mitra Kasih, Cimahi. Ditemui di ruang hemodialisa, Welminah menuturkan kisahnya berjuang melawan sakit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(29/05).
Ia menambahkan, "Untung saja cuci darah ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Tidak pernah terbayangkan oleh saya bagaimana jadinya kalau tidak ditanggung atau menggunakan uang sendiri. Untuk tindakan cuci darah menggunakan JKN-KIS sudah sangat bagus pelayanannya, semoga dapat terus berlanjut dan dipertahankan."
"Saya berterima kasih kepada seluruh peserta JKN-KIS yang belum sama sekali menggunakan kartu kepesertaannya namun selalu rutin membayar iuran. Dengan begitu, mereka sudah sangat membantu peserta lainnya yang membutuhkan biaya pengobatan seperti saya ini. Harapannya, seluruh masyarakat Indonesia agar mendaftar sebagai peserta JKN-KIS dan rutin membayar iuran agar Program JKN-KIS dapat berjalan dengan baik dan optimal," kata Welminah. (rea)