Saat ini, harga ayam potong di pasar tradisional Kota Medan menyentuh Rp40 ribu hingga Rp42 ribu per kilogram (Kg). Kenaikan harga itu sudah terjadi sejak lebaran lantaran terbatasnya pasokan.
"Memang harga ayam sudah mulai ada peningkatan yang signifikan mulai dari Rp30 ribu sampai informasi yang terakhir saya peroleh sudah di angka Rp42 ribu," kata Kepala Kanwil I KPPU Ramli Simanjuntak, Senin (8/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Harga Sejumlah Bahan Pokok Merangkak Naik |
"Jadi informasi yang kita terima terjadi kenaikan harga yang sangat signifikan sampai Rp10.000 dari peternak. Ternyata setelah lebaran, harga ayam potong juga melonjak tajam, makanya kita dalami ini," ujarnya.
Ramli mengingatkan para pelaku usaha di bidang sektor ayam terutama perusahaan integrator agar tidak melakukan praktik persaingan usaha yang tidak sehat.
Seorang pedagang ayam di Pajak UK, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Wawan mengaku saat ramadan menjual ayam potong dengan harga Rp20 ribu - Rp22 ribu. Namun, saat ini ia menjual ayam potong Rp42 ribu per kilogram (Kg).
"Menjelang lebaran harga ayam naik menjadi Rp36 ribu dan terakhir Rp42 ribu per kilogram. Jadi harganya sudah naik, karena harga pengambilan juga naik," ujarnya.
Sementara itu, Iman pedagang ayam di Pasar Sei Sikambing Medan mengaku harga ayam potong yang melonjak tajam menyebabkan jumlah pembeli menurun. Harga ayam potong yang ia jual Rp41 ribu - Rp42 ribu per Kg.
"Saat lebaran kita jual bisa sampai 200 hingga 300 ekor per hari. Sekarang hanya sekitar 100 hingga ekor per hari, karena harganya memang lagi naik, jadi pembeli mengurangi jumlah pembelian," bebernya.
[Gambas:Video CNN]
(fnr/sfr)