Mengutip keterangan resmi perusahaan, Kamis (11/6), pemerintah sebagai pemegang saham terbesar mengangkat Bambang Sunarwibowo sebagai Komisaris Antam. Hal ini disetujui oleh seluruh pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang digelar hari ini.
Selain itu, pemegang saham juga menyetujui pembagian dividen sebesar Rp67,84 miliar atau setara dengan 35 persen dari total laba bersih Antam sepanjang 2019. Sementara, sisanya sebesar 65 persen akan menjadi laba ditahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Erick Thohir Copot Bos Jasa Marga |
Selain Carlo, Erick juga mengangkat E Piterdono HZ dan Irwandy Arif sebagai komisaris perusahaan. Mereka menggantikan posisi Robert Heri, Taufik Madjid, dan Soenggoel Pardamean Sitorus. Lalu, posisi Heru Setyobudi Suprayoga sebagai Komisaris Independen digantikan oleh Andi Pahril Pawi.
[Gambas:Video CNN]
Erick juga merombak susunan direksi PTBA. Posisi Suryo Eko Hadianto sebagai Direktur Operasi dan Produksi digantikan oleh Hadi Surya Palapa.
Dari sisi dividen, rasionya jauh lebih tinggi dibandingkan Antam, yakni mencapai 90 persen dari total laba bersih 2019 lalu yang sebesar Rp4,1 triliun. Ini artinya, perusahaan menebar dividen sebesar Rp3,65 triliun dari buku keuangan 2019. (aud/agt)