23 Juta Orang Coba Daftar Jadi Peserta Kartu Prakerja

CNN Indonesia | Selasa, 15/09/2020 19:31 WIB
Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja mengatakan 23 juta orang mencoba daftar Program Kartu Prakerja. Tapi dari jumlah itu, hanya 3,88 juta yang diterima. Sekitar 23 juta orang mencoba daftar jadi peserta Program Kartu Prakerja. Tapi, hanya 3,88 juta orang yang berhasil lolos dan jadi peserta program itu. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Moch Asim).
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menuturkan total pendaftar program Kartu Prakerja dari dari batch 1 hingga 8 mencapai 23 juta orang. Dari jumlah tersebut peserta yang lolos proses registrasi tercatat sebanyak 18 juta orang.

Banyaknya peserta yang gugur dalam proses tersebut, menurutnya, terjadi akibat faktor teknis seperti kapasitas email yang penuh hingga kesalahan ketik NIK.

"Lolos verifikasi 18 juta karena memang sebagian besar salah ketik masuk spam email-nya penuh dan. Jadi pastikan teman-teman pendaftar teliti," ujarnya dalam bincang sore Kartu Prakerja, Selasa (15/9).

Kemudian, dari 18 juta yang lolos proses verifikasi, tersisa 13,4 juta peserta yang lolos validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK). Jumlah tersebut kembali berkurang menjadi 12 juga setelah melewati verifikasi layer 3.


"Dari 12 juta yang telah verifikasi layer ketiga mereka join batch. Sekarang ini sudah sampai batch 8 baru saja ditutup Senin kemarin dan pendaftarannya sudah lebih dari 4 juta dalam waktu empat hari," imbuhnya.

Hingga saat ini jumlah keseluruhan peserta yang telah ditetapkan sebagai peserta melalui surat ketetapan (SK) Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja mencapai 3.880.918 orang.

Dari jumlah itu, yang sedang mengikuti pelatihan prakerja sendiri mencapai sebanyak 3,25 juta orang. Dari jumlah itu, 2 juta peserta di antaranya telah pelatihan, dan 1,2 juta telah menerima insentif senilai Rp600 ribu.

"Total insentif yang diterima peserta sejauh ini senilai Rp1,6 triliun," jelas Denni.

[Gambas:Video CNN]

Ia menegaskan seluruh peserta yang mendaftar berasal dari 34 provinsi di Indonesia. Dalam proses seleksi, terang Denni, pihaknya juga dibantu Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

"Kartu Prakerja sudah sampai di seluruh Indonesia terlahir dari Deiyai dan Mamberamo," tandasnya.

(hrf/agt)