AP I: Trefik Harian Bandara Tembus 94 Ribu Penumpang

CNN Indonesia | Sabtu, 31/10/2020 12:24 WIB
PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I mencatat rata-rata trafik harian masa libur panjang selama 28 Oktober-29 Oktober 2020 sebanyak 94.001 orang. PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I mencatat rata-rata trafik harian masa libur panjang selama 28 Oktober-29 Oktober 2020 sebanyak 94.001 orang.(ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I mencatat rata-rata trafik harian masa libur panjang selama 28 Oktober-29 Oktober 2020 sebanyak 94.001 orang. Angka itu naik 39,1 persen dari rata-rata trafik harian pada 1-27 Oktober 2020.

"Rata-rata trafik harian masa libur panjang 28-29 Oktober 2020 yang sebesar 94.001 orang dengan rata-rata trafik harian pada 1-27 Oktober 2020 yang sebanyak 67.654 orang," ungkap Corporate Communication Senior Manager AP I Awaluddin kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (31/10).

Ia menjelaskan trafik harian khusus 29 Oktober 2020 sebanyak 84.496 orang. Angkanya turun 18,3 persen dari trafik 28 Oktober 2020 yang sebanyak 103.506 orang.


Di sisi lain, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat terdapat 509.140 kendaraan meninggalkan Jakarta selama 27 Oktober-29 Oktober 2020. Jumlahnya naik 40,3 persen dibandingkan dengan lalu lintas selama new normal.

Corporate Communications & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengimbau pengguna jalan untuk menghindari waktu yang bersamaan kembali ke Jakarta. Hal itu guna menghindari kepadatan yang berpotensi terjadi pada Minggu (1/11).

"Kami mengimbau agar pengguna jalan dapat mengatur waktu perjalanan kembali ke Jakarta lebih awal," kata Heru.

Heru mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam memberlakukan rekayasa lalu lintas, seperti contraflow dan penempatan petugas di lokasi yang rawan kepadatan. Contraflow, kata Heru, perlu dilakukan untuk menghindari kepadatan pertemuan di beberapa lalu lintas.

Lalu lintas yang dimaksud adalah Jalan Tol Cipularang dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta di Km 66 Simpang Susun Dawuan, serta kepadatan jelang akses masuk masuk dan rest area Km 62 dan Km 52.

"Kami juga memastikan proyek pekerjaan di jalan tol berpotensi mengganggu lajur dihentikan sementara, termasuk pekerjaan mobilisasi peralatan," kata Heru.

[Gambas:Video CNN]



(aud/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK