Bio Farma Sudah Produksi 19 Juta Dosis Vaksin Corona

CNN Indonesia | Senin, 22/02/2021 18:07 WIB
PT Bio Farma (Perero) telah memproduksi 19 juta dosis vaksin dari 25 juta bahan baku vaksin Sinovac yang telah tiba hingga awal Februari lalu. PT Bio Farma (Perero) telah memproduksi 19 juta dosis vaksin dari 14,5 juta bahan baku vaksin Sinovac yang telah tiba hingga awal Februari lalu. Ilustrasi. (ANTARA/RENO ESNIR).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bio Farma (Perero) telah memproduksi 19 juta dosis vaksin corona dari 25 uta bahan baku vaksin Sinovac yang telah tiba hingga awal Februari lalu.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan 19 juta dosis vaksin tersebut akan didistribusikan bertahap ke berbagai daerah untuk vaksinasi tahap kedua.

"Sampai hari ini kurang lebih 20 bets kami produksi. Satu bets itu antara 950 ribu dosis jadi ya mendekati 20 juta kurang, mungkin 19 juta. Nah, itu sudah ada itu vaksinnya," ucapnya dalam diskusi virtual yang digelar Forum Merdeka Barat, Senin (22/2).


Meski demikian, dari 19 juta vaksin tersebut, baru ada sekitar lima bets vaksin yang sudah mendapatkan load release dari Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM).

"Memang baru lima bets yang sudah mendapatkan izin load release karena tiap bets yang kami produksi, dilakukan uji mutu tiap bets nya dan itu baru 5 bets," imbuhnya.

Diperkirakan, hingga akhir Februari nanti ada delapan bets atau sekitar 7,5 juta dosis vaksin yang telah mendapatkan load release dan bisa digunakan untuk vaksinasi tahap dua khususnya terhadap lansia.

Sementara hingga Maret, akan ada 11,4 juta dosis vaksin yang siap didistribusikan.

"Diperkirakan bulan ini sudah siap 7,5 juta dosis dan Maret kami perkirakan bisa 11,4 juta dosis," imbuhnya.

Lebih lanjut, Bambang menuturkan Bio Farma juga telah mendistribusikan sekitar 2,6 juta dosis vaksin ke enam provinsi di luar Jakarta per kemarin. Enam provinsi tersebut yakni Jawa Barat sebanyak 9.970 vial, Jawa Tengah 100.430 vial, Yogyakarta 10.820 vial Jawa Timur 91.420 vial , Banten 28.800 vial, dan Bali 13.030 vial.

"Totalnya yang sudah kami distribusikan kemarin itu 262.940 vial atau sekitar 2,6 juta dosis. Itu sudah kami distribusikan. Hari ini rencananya kami akan distribusikan sebanyak 233 ribu vial atau sekira 2,3 juta dosis itu juga sudah cukup banyak. Kurang lebih hari ini ke empat daerah DKI Jabar, Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]



(hrf/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK