15 Ribu Hektare Lahan Disiapkan Buat Food Estate di NTT

CNN Indonesia | Selasa, 23/02/2021 11:46 WIB
Presiden Joko Widodo mengungkapkan, pada tahap awal, lahan seluas 5.000 ribu disiapkan untuk ditanami padi dan jagung di Sumba Tengah, NTT. Presiden Joko Widodo mengungkapkan, pada tahap awal, lahan seluas 5.000 ribu disiapkan untuk ditanami padi dan jagung di Sumba Tengah, NTT. (Lukas - Biro Pers).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah menyiapkan lahan seluas 15 ribu hektare untuk lumbung pangan (food estate) di Kabupaten Sumba Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk tahap awal, pemerintah menyiapkan 5.000 hektare yang akan ditanami padi dan jagung.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan lahan seluas 3.000 hektare akan ditanami padi. Lalu, lahan seluas 2.000 hektare akan ditanami jagung.

"Tapi ke depan diperluas lagi dengan luasan 10 ribu hektare, dibagi 5.600 hektare buat padi dan 4.400 untuk jagung," ucap Jokowi dalam Keterangan Pers Presiden Setelah Meninjau Food Estate di Kabupaten Sumba Tengah, Selasa (23/2).


Jokowi menyatakan pemerintah sengaja memilih Kabupaten Sumba Tengah sebagai salah satu kawasan food estate karena 34 persen kemiskinan berada di wilayah tersebut. Selain itu, panen hanya terjadi satu kali dalam satu tahun di Kabupaten Sumba Tengah.

"Panen yang ada di Sumba Tengah masih satu tahun baru sekali, yaitu padi. Kami ingin mengelola agar satu tahun bisa dua kali panen padi dan sekali panen jagung atau kedelai," ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, ada masalah yang menghambat panen di NTT, yakni aliran air. Untuk itu, pemerintah setempat sudah membangun sumur bor pada 2015 dan 2018 yang langsung masuk ke sawah.

"Juga beberapa embung besar sudah dibangun tapi masih jauh dari cukup, masih kurang. Pak Gubernur diminta buatkan satu bendungan di Kabupaten Sumba Tengah dan sekitarnya," tutur Jokowi.

Ia sudah memerintahkan langsung ke Menteri PUPR Basuki Hadimuljono atas permintaan dari NTT. Jokowi ingin Basuki melihat kemungkinan dibuatnya waduk atau bendungan di Kabupaten Sumba Tengah.

"Diikuti Kementerian Pertanian membantu kekurangan traktor, di sini sangat dibutuhkan sekali," kata Jokowi.

Jika food estate di Kabupaten Sumba Tengah ini berhasil, ditambah dengan food estate di Sumatra Utara dan Kalimantan Tengah, maka Jokowi optimistis tercipta ketahanan pangan yang kokoh di Indonesia. Nantinya, keberhasilan pembangunan food estate di tiga wilayah itu bisa jadi contoh untuk pembangunan di provinsi lain.

"Kami bisa foto copy di provinsi-provinsi lain yang memiliki kesiapan," pungkas Jokowi.

[Gambas:Video CNN]



(aud/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK