Cuaca Ekstrem di NTT, ASDP Imbau Warga Tunda Perjalanan

CNN Indonesia | Senin, 05/04/2021 18:35 WIB
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau calon penumpang untuk menunda perjalanan di tengah cuaca buruk di Kupang, NTT. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau pengguna untuk menunda perjalanan di tengah cuaca buruk di Kupang, NTT. Ilustrasi. (Joko Sulistyo).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau seluruh pengguna jasa untuk menunda perjalanan dan mewaspadai kondisi cuaca ekstrem di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengungkapkan 2 unit armada yang beroperasi di Kupang, yakni KMP Jatra1 dan KMP Namparnos mengalami kerusakan karena dilanda cuaca buruk. Namun, seluruh kru dari kedua kapal tersebut yang berjumlah 31 orang dalam keadaan selamat di darat.

Kemudian, kondisi cuaca ekstrem juga membuat layanan operasional penyeberangan di Pelabuhan Bolok, Kupang ditutup sejak Sabtu (3/4). KMP Namparnos berlindung di dekat Pulau Semau, sementara KMP Jatra 1 sejak akhir pekan lalu tidak bisa bergerak dari dermaga 2 Pelabuhan Bolok Kupang, karena terjebak badai yang terjadi.


"Berdasarkan Surat Edaran ME.01.02/PDR/O7/KTUG/IV-2021 Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Kupang, akibat aktivitas pasang surut air laut, gelombang tinggi dan curah hujan tinggi, maka aktivitas layanan operasional penyeberangan di Pelabuhan Kupang ditutup sementara hingga situasi kondusif," ujar Shelvy dalam keterangan resmi, dikutip Senin (5/4).

Dilaporkan, pada Minggu (3/4) kemarin KMP Namparnos yang sedang berlindung di dekat Pulau Semau mengalami hanyut terbawa arus, namun telah berhasil sampai di Pulau Kambing.

Untuk KM Jatra 1 yang terjebak di dermaga 2 Bolok mengalami benturan yang menimbulkan kebocoran sehingga air masuk dan, posisi kapal dalam keadaan miring di dermaga dengan kondisi generator kapal sudah mati.

Sebagai informasi, cuaca ekstrem telah mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor di 10 kabupaten dan 1 kota di NTT. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Senin (5/4) pukul 14.00 WIB, jumlah korban meninggal mencapai  68 orang dengan 70 korban hilang.

[Gambas:Video CNN]



(sfr/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK