Harga Emas Antam Hari Ini 19 April, Naik ke Rp939 Ribu

CNN Indonesia | Senin, 19/04/2021 09:20 WIB
Harga emas Antam naik Rp2.000 per gram menjadi Rp939 ribu pada Senin (19/4) pagi. Harga emas Antam naik Rp2.000 per gram menjadi Rp939 ribu pada Senin (19/4) pagi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa).
Jakarta, CNN Indonesia --

Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp939 ribu per gram pada Senin (19/4). Harga emas tercatat naik Rp2.000 dari Rp937 ribu per gram pada Minggu (18/4).

Begitu pula dengan harga pembelian kembali (buyback) naik Rp3.000 per gram dari Rp832 ribu menjadi Rp835 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp519,5 ribu, 2 gram Rp1,81 juta, 3 gram Rp2,7 juta, 5 gram Rp4,47 juta, 10 gram Rp8,88 juta, 25 gram Rp22,08 juta, dan 50 gram Rp44,09 juta.


Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp88,11 juta, 250 gram Rp220,01 juta, 500 gram Rp432,32 juta, dan 1 kilogram Rp879,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX turun 0,26 persen menjadi US$1.775,6 per troy ons. Sebaliknya, harga emas di perdagangan spot menguat 0,02 persen ke US$1.776,88 per troy ons pada pagi ini.

Analis Asia Valbury Futures Lukman Leong melihat harga emas di pasar internasional berhasil menguat karena tingkat imbal hasil surat utang AS, US Treasury tengah menurun. Hal ini berhasil sedikit menguatkan harga emas pada awal pekan ini.

"Peningkatannya mulai berkurang, dolar AS juga tengah melemah sehingga berimbas ke harga emas," katanya kepada CNNIndonesia.com.

Tercatat yield US Treasury bertenor 10 tahun kini berada di bawah 1,6 persen. Padahal sebelumnya sempat tembus ke kisaran 1,7 persen.

Kendati begitu, ia melihat harga emas masih perlu mencermati perkembangan sentimen ke depan karena secara teknikal masih terbatas penguatannya.

[Gambas:Video CNN]



(uli/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK