Kesetaraan Gender Bakal Tingkatkan Kinerja BRI dan UMKM

BRI, CNN Indonesia | Rabu, 21/04/2021 20:27 WIB
BRI mengadakan acara Peringatan Hari Kartini dengan tajuk 'Woman (Wonderful & Magnificent)' sebagai bentuk apresiasi terhadap peran perempuan. BRI mengadakan acara Peringatan Hari Kartini dengan tajuk 'Woman (Wonderful & Magnificent)' sebagai bentuk apresiasi terhadap peran perempuan. (Bank BRI).
Jakarta, CNN Indonesia --

BRI mengadakan acara Peringatan Hari Kartini, Rabu (21/4) dengan tajuk 'Woman (Wonderful & Magnificent)'. Acara ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap peran perempuan untuk kemajuan bangsa.

Hadir dalam acara hybrid tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani, Komisaris Utama BRI Kartika Wirjoatmodjo yang juga Wakil Menteri BUMN, Komisaris Independen BRI Rofikoh Rokhim, Direktur Utama BRI Sunarso, Direktur Konsumer BRI Handayani, dan public figure Dian Sastrowardoyo.

Dalam sambutannya di awal acara, Sunarso menyampaikan harapan agar ke depannya para pekerja perempuan di BRI mampu mengeluarkan semua potensi terbaiknya bagi perusahaan dan Indonesia secara umum. Dia menyebut, saat ini BRI sudah cukup terbuka dan mengakomodir para perempuan agar bisa mengembangkan dirinya di perusahaan.


"BRI hari ini memiliki 121 ribu pekerja, dan 47 ribu di antaranya adalah perempuan. Secara demografi juga alhamdulillah sudah 80 persen yang masuk kategori milenial. Lebih bersyukur lagi, para pekerja perempuan di BRI kini sudah menduduki jabatan yang strategis dan cukup tinggi," ujar Sunarso.

"Pada posisi manajerial, manager sampai BOD-1, itu sudah ada 716 pekerja perempuan yang menduduki posisi-posisi strategis ini. Persentasenya kira-kira sudah 22,69 persen," kata Sunarso lagi.

Selain membuka kesempatan bagi pekerja perempuan berkarir hingga puncak, BRI juga memiliki komunitas khusus bagi pegawai wanitanya yang bernama Srikandi BRI. Komunitas ini kerap menjalankan program-program yang berfokus memberi dukungan program women empowerment, social enterpreneurship, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Bank BRIMenteri Keuangan Sri Mulyani menyebut bahwa para perempuan harus terus melanjutkan karier dan melaksanakan tugas dengan seluruh kelebihan sebagai perempuan. (Bank BRI).

Dalam kesempatan yang sama, Sri Mulyani menyebut semangat perjuangan Kartini sampai sekarang masih relevan untuk digunakan sebagai pemacu perempuan agar lebih berperan dalam kehidupan keluarga, sosial, dan ekonomi. Sri Mulyani menyebut di Indonesia telah ada banyak sosok perempuan hebat yang bisa menjadi inspirasi.

"Untuk Anda semuanya yang kemudian memilih untuk menjalankan karier, maka laksanakan karir Anda, tugas Anda dengan seluruh kelebihan Anda sebagai perempuan. Keunggulan yang anda miliki sebagai perempuan harus digunakan untuk memberikan yang terbaik bagi institusi dimana
Anda bekerja," katanya.

Sementara itu, Erick Thohir mengatakan, selama ini dirinya kerap melihat banyak pegawai atau Agen BRILink perempuan yang menjadi tulang punggung untuk memenuhi kebutuhan keuangan masyarakat. Dia mencontohkan sempat menemui dua agen BRILink wanita di daerah berbeda yang mampu membuat kapasitas ekonomi masyarakat naik kelas.

Melihat peran vital pekerja perempuan ini, Erick berpesan agar ke depannya ada kesempatan bagi mereka untuk bisa lebih berkembang. Menurutnya, BRI berpotensi berperan sebagai 'bapak' untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja perempuan, yang pada akhirnya berujung pada naiknya produktivitas perusahaan dalam menyalurkan kredit dan memberdayakan UMKM.

"Itu lah yang saya minta bagaimana BRI dan tentu para wanita-wanita kuat yang ada di BRI, nasabah BRI yang tadi saya lihat, jaringan BRI, ataupun 40 ribu pekerja wanita yang ada di BRI, ini menjadi sebuah kekuatan," katanya.

"Saya yakin dengan ada kesempatan peningkatan gender equality akan terus meningkatkan kinerja BRI sebagai pedoman, penggerak, yang kita harapkan untuk UMKM di Indonesia," tambah Erick.

Bank BRIMenteri BUMN Erick Tohir menilai BRI berpotensi berperan sebagai 'bapak' untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja perempuan. (Bank BRI).

Tugas Ganda Perempuan

Pada sesi talkshow, Handayani mengatakan, perempuan adalah kelompok yang paling terdampak pandemi Covid-19 baik secara fisik maupun psikologis. Alasannya, perempuan harus mengemban tugas ganda sebagai ibu rumah tangga dan bekerja dari rumah selama pandemi.

Selain itu, berdasarkan data yang dimilikinya, ada 60 persen lebih pelaku UMKM yang merupakan perempuan.

"Jadi memang kalau kita lihat perempuan ini punya ketahanan yang luar biasa. Ketika dalam keadaan sulit, mungkin perempuan jauh lebih bisa survive daripada mungkin pria," ujar Handayani.

Bank BRIKomisaris Independen BRI Rofikoh Rokhim mengatakan, perempuan bisa meningkatkan kelas dan kapasitasnya tanpa melulu harus lewat jalur formal, tetapi juga jalur informal. (Bank BRI).

Terakhir, Rofikoh Rokhim mengungkapkan bahwa perempuan saat ini harus memiliki pendidikan yang tinggi, agar bisa meningkatkan kelas dan kapasitasnya. Pendidikan tinggi ini disebutnya tak harus diraih melalui jalur formal, namun bisa juga berasal dari pengalaman hidup sehari-hari.

"Hebatnya perempuan itu bukan hanya karena (mampu) multitasking, tapi juga memiliki jiwa endurance, persistent dan ini tidak hanya didapat dari (pendidikan) formal tapi juga informal, dari kehidupan kita sehari-hari," kata Rofikoh.

Adapun Peringatan Hari Kartini oleh BRI juga masih berlanjut pada hari Kamis (22/4) pada kegiatan Sharing Session Bersama kaum difabel yang bertajuk 'Kartini Milenial, Generasi Penerus Bangsa Turut Membangun SDM Unggul Indonesia Maju'.

Sharing session bersama Yayasan Skills For Life yang diselenggarakan oleh Srikandi BRI ini diharapkan akan memberikan inspirasi bagi para Kartini Milenial masa kini untuk meneladani semangat Kartini untuk meningkatkan martabat, hak dan kesejahteraan para penyandang disabilitas.

(osc)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK