PLN Pensiunkan Pembangkit Listrik Batu Bara Pada 2025

CNN Indonesia | Jumat, 28/05/2021 08:48 WIB
PLN akan menghentikan penggunaan pembangkit listrik bertenaga batu bara pada 2025 mendatang dan menggantinya dengan energi baru dan terbarukan. PLN akan mempensiunkan pembangkit listrik bertenaga batu bara pada 2025 mendatang dan menggantinya dengan energi baru dan terbarukan. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT PLN (Persero) menginginkan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) atau yang menggunakan batu bara dan pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) pensiun alias tidak beroperasi lagi pada 2025. Perusahaan berencana menggantikannya dengan pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT).

"Pada 2025-2030 sesuai arahan, itu sudah mengharamkan PLTU baru. Bahkan diharapkan di 2025, ada replacement PLTU dan PLMTG dengan pembangkit listrik EBT," ungkap Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo saat rapat bersama Komisi VII DPR, Kamis (27/5).

Berdasarkan rencana perusahaan, PLN berencana menghentikan operasional PLTU dengan kapasitas mencapai 50,1 GW. Namun, masa pensiun ini akan berjalan bertahap.


Rencananya, PLN akan menghentikan operasional PLTU subscritical tahap pertama dengan kapasitas 1 GW pada 2030. Lalu, PLN menghentikan PLTU subscritical tahap kedua berdaya 9 GW pada 2035.

Kemudian pada 2040, dilanjutkan untuk masa pensiun PLTU subscritical tahap ketiga dengan kapasitas mencapai 10 GW. Selanjutnya, tahap keempat dengan daya mencapai 24 GW pada 2045 dan penghentian PLTU ultra supercritical berdaya 5 GW pada 2055.

Darmawan mengatakan kebijakan ini dikeluarkan perusahaan setrum raksasa nasional untuk mencapai target karbon netral pada 2060. Tujuannya, agar emisi di lingkungan berkurang secara drastis dan udara lebih bersih.

"Kita ingin capai carbon neutral di 2060, makanya harus ada EBT," pungkasnya. 

[Gambas:Video CNN]

(uli/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK