Ahok Jawab Bantahan Anak Buah Erick soal Kartu Kredit Rp30 M

CNN Indonesia | Kamis, 17/06/2021 18:38 WIB
Komut Pertamina Ahok menantang Stafsus Menteri BUMN Arya Sinulingga soal limit kartu kredit petinggi BUMN. Komut Pertamina Ahok menantang Stafsus Menteri BUMN Arya Sinulingga soal limit kartu kredit petinggi BUMN. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A).
Jakarta, CNN Indonesia --

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjawab Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, yang membantah soal limit kartu kredit petinggi BUMN migas tersebut hingga Rp30 miliar.

Bahkan, Ahok 'menantang' untuk buka-bukaan mengenai limit kartu kredit yang diterima jajaran direksi dan komisaris perusahaan pelat merah.

Sebelumnya, Arya mengaku sudah mengecek ke beberapa BUMN, termasuk Pertamina, dan tidak ada limit kartu kredit mencapai Rp30 miliar baik untuk direksi maupun komisaris BUMN.


Ahok menyebut soal limit bisa dicek ke bank yang mengeluarkan kartu kredit, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang juga BUMN.

"Suruh buka aja semua, kan tinggal lihat di Bank Mandiri yang juga BUMN," katanya kepada CNNIndonesia.com, Kamis (17/6).

Ahok mengatakan tak mendapat akses untuk mengecek limit kartu direksi Pertamina. Namun, yang ia tahu limit kartu kredit yang ada di tangannya mencapai Rp30 miliar.

"Karena saya juga tidak dikasih lihat (limit kartu kredit) oleh direksi, yang saya tahu iya (limitRp 30 miliar) kartu saya dan yang tertulis," jelasnya.

Ahok mengusulkan penghapusan fasilitas kartu kredit yang diberikan kepada direksi dan komisaris perusahaan minyak negara. Tujuannya untuk menghemat pengeluaran perusahaan.

Namun, Arya berpendapat, berdasarkan penelusurannya, limit kartu kredit di BUMN hanya Rp50 juta hingga Rp100 juta dan penggunaannya hanya diperbolehkan untuk keperluan perusahaan.

"Saya sudah cek, di beberapa BUMN. Saya juga sudah cek ke Pertamina. Menurut mereka tidak ada limit kartu kredit mencapai Rp30 miliar, baik untuk direksi maupun komisaris," terang Arya.

[Gambas:Video CNN]



(wel/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK