Trading Forex Pakai Robot Dikabarkan Bakal Diatur Bappebti

CNN Indonesia | Selasa, 07/09/2021 12:23 WIB
Bappebti dikabarkan tengah membuat kajian aturan main atau regulasi trading forex menggunakan robot. Bappebti dikabarkan tengah membuat kajian aturan main atau regulasi trading forex menggunakan robot. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) disebut tengah membuat kajian aturan main atau regulasi trading forex menggunakan robot.

Sumber anonim yang mengetahui hal tersebut menyatakan bahwa kajian sudah 50 persen rampung dan sudah dilakukan beberapa kali pertemuan dengan pemangku kepentingan. Dia menyebut Bappebti mengharapkan regulasi rampung dalam akhir tahun ini.

"Kami sedang membuat kajian kebijakan tentang robot ini (robot trading forex). Apakah nanti akan diatur robotnya, robot trading, apa yang diatur mesinnya, barangnya, atau pengembangnya ini harus disesuaikan," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Selasa (7/9).


Sumber anonim menambahkan bahwa belum ada hasil kajian yang bisa disampaikan kepada publik untuk saat ini karena masih dalam proses perumusan.

"Diusahakan tahun ini selesai. Sekarang sudah berjalan setengah lah ya, mudah-mudahan tahun ini," terang dia.

Hingga saat ini Bappebti belum meregulasi trading forex menggunakan robot. Pada Juli 2021 lalu, Bappebti menyatakan marak domain situs web ilegal yang menawarkan investasi forex menggunakan robot trading.

Selama Juli, Bappebti telah memblokir 82 domain enititas ilegal tersebut. Secara akumulasi, Bappebti telah memblokir 704 domain situs web sepanjang tahun ini.

Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana mengungkap bahwa entitas tersebut menyalahgunakan Surat Izin Usaha Penjualan Langsung (SIUPL) yang dikeluarkan Kementerian Perdagangan.

Mereka menjanjikan masyarakat keuntungan (profit) yang konsisten dan pembagian keuntungan (profit sharing) dengan penjual robot trading tersebut.

"Saat ini marak penawaran investasi forex dengan dalih melakukan penjualan robot trading. Entitas-entitas tersebut menggalang dana masyarakat melalui paket-paket investasi dengan menggandeng pialang berjangka luar negeri yang tentunya tidak memiliki izin usaha sebagai pialang berjangka dari Bappebti," tandas dia lewat rilis, Kamis (19/8).

[Gambas:Video CNN]



(wel/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK