Jokowi Sebut Ilmu Coding Lebih Penting dari Bahasa Inggris

CNN Indonesia | Rabu, 13/10/2021 14:53 WIB
Jokowi menyebut bahasa kode untuk pemrograman komputer jauh lebih penting daripada bahasa Inggris ke depan. Jokowi meramal bahasa kode untuk pemrograman komputer jauh lebih penting daripada Bahasa Inggris ke depan. Karena itu, ia minta mahasiswa diajari ilmu itu. (Arsip Biro Pers Sekretariat Presiden).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkirakan bahasa kode untuk pemrograman komputer alias coding jauh lebih penting daripada Bahasa Inggris di masa depan. Karenanya, ia meminta pembelajaran bahasa coding ditingkatkan ke mahasiswa.

"Bahasa bukan cuma Bahasa Inggris saja, bahasa coding ini lebih penting lagi ke depan," ucap Jokowi di acara Pengarahan Presiden kepada Peserta PPSA XXIII Lembaga Ketahanan Nasional di Istana Negara, Rabu (13/10).

Jokowi menjelaskan bahasa coding akan penting karena di masa depan akan banyak jenis pekerjaan baru. Pekerjaan itu membutuhkan keahlian bahasa coding dan akan menggantikan jenis pekerjaan lama.


"Kasir misalnya. Dulu sangat penting. Sekarang para pemilik uang, mengelola sendiri uangnya dengan e-payment. Credit advisor juga, sangat banyak, sekarang sudah banyak. Sudah terjadi dan ke depan lebih banyak, akan berubah jadi fintech," katanya.

Maka dari itu, menurutnya, perguruan tinggi dan para dosen sudah mulai harus menyesuaikan pembelajaran bagi mahasiswanya. Beberapa program belajar dan kurikulum sudah harus dikembangkan dan tidak bisa lagi mengajar keilmuan yang sama dari bertahun-tahun lalu.

"Pendidikan tinggi harus memfasilitasi mahasiswa untuk kembangkan talentanya, jangan dipagari oleh program-program studi di fakultas yang justru membelenggu, karena semuanya nanti akan hybrid. Hybrid knowledge, hybrid skill, semuanya akan ke sana," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menilai nantinya bukan cuma pekerjaan baru yang muncul, tapi banyak keahlian yang tergantikan oleh teknologi.

Misalnya, insinyur akan tergantikan oleh advance robotic. Begitu juga dengan dokter bedah, nantinya bisa dilakukan oleh robot.

"Perkembangan seperti ini kalau tidak kita segera antisipasi bisa tertinggal. Jadi mungkin fakultas kedokteran ya secepatnya mulai ada mata kuliah tentang robotic, sehingga skill untuk hal-hal baru selalu di-update teknologinya," terangnya.

[Gambas:Video CNN]

(uli/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK