Data BPS, Penjualan Mobil Melonjak 110,65 Persen per Kuartal III 2021

Dinda Audriene | CNN Indonesia
Jumat, 05 Nov 2021 15:05 WIB
Penjualan mobil melesat hingga 110,65 persen di tengah penerapan diskon pajak mobil nol persen. Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Daniela).
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penjualan mobil sebanyak 234 ribu unit per kuartal III 2021. Angkanya melonjak 110,65 persen dibandingkan posisi kuartal III 2020 yang sebanyak 111,12 ribu unit.

"Penjualan mobil secara wholesale (penjualan sampai tingkat dealer) pada kuartal III 2021 meningkat," ungkap Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers secara daring, Jumat (5/11).

Margo menjelaskan jumlah penjualan mobil pada kuartal III 2021 juga naik jika dibandingkan dengan kuartal II 2021. Namun, pertumbuhannya tipis, yakni 13,38 persen.


Kenaikan juga terjadi pada penjualan sepeda motor. Margo menjabarkan jumlah penjualan motor sebanyak 1,52 juta per kuartal III 2021.

Total penjualan motor itu naik 28,76 persen dibandingkan dengan kuartal II 2020 yang sebanyak 1,19 juta unit. Kenaikan juga terjadi jika dibandingkan dengan posisi kuartal II 2021 yang saat itu penjualannya sebanyak 1,32 juta unit.

Kenaikan penjualan mobil ini sejalan dengan insentif pajak mobil baru 0 persen alias pembebasan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) yang ditanggung pemerintah mencapai 100 persen.

Diskon pajak mobil semula hanya berlaku sampai Agustus 2021. Namun, pemerintah memperpanjang hingga Desember 2021.

Perpanjangan diskon pajak ini berlaku untuk segmen kendaraan bermotor penumpang dengan kapasitas mesin sampai dengan 1.500 cc. Sementara kendaraan bermotor penumpang 4x2 dengan kapasitas mesin di atas 1.500 cc sampai dengan 2.500 cc akan dikenakan diskon pajak sebesar 50 persen saja.

Sementara, kendaraan bermotor penumpang 4x4 dengan kapasitas mesin di atas 1.500 cc sampai dengan 2.500 cc diberikan diskon pajak sebesar 25 persen.



(aud/agt)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK