Tokopedia Catat Tren Belanja Online Melonjak Jelang Akhir 2021

Tokopedia | CNN Indonesia
Kamis, 30 Des 2021 12:38 WIB
Tokopedia mencatat beberapa temuan menarik terkait belanja online masyarakat Indonesia menjelang akhir 2021, termasuk transaksi yang meningkat. Tokopedia mencatat beberapa temuan menarik terkait belanja online masyarakat Indonesia menjelang akhir 2021, termasuk transaksi yang meningkat. (Arsip Tokopedia).
Jakarta, CNN Indonesia --

Seiring bakal berakhirnya 2021, belanja online masih menjadi pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menjelang akhir tahun 2021 ini, Tokopedia mencatat beberapa temuan menarik tentang perilaku belanja online masyarakat Indonesia menjelang akhir tahun.

External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya, mengatakan, salah satu hal menarik yang ditemukan, yakni adanya tren peningkatan transaksi belanja online, baik di wilayah Indonesia bagian barat, tengah, maupun timur, menjelang akhir tahun 2021 dibandingkan periode yang sama pada 2020.

"Kami mencatat adanya peningkatan transaksi hampir 1,5x lipat di wilayah Indonesia bagian barat dan tengah, serta 2x lipat di wilayah timur selama menjelang akhir tahun 2021 dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya," ujar Ekhel dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/12).


Ekhel mengungkapkan, peningkatan ini didorong oleh berbagai inisiatif yang telah diluncurkan oleh Tokopedia. Salah satunya inisiatif Hyperlocal beserta serangkaian turunan programnya yang terus meningkatkan antusiasme masyarakat dalam belanja online.

Inisiatif Hyperlocal, kata Ekhel, disesuaikan dengan kebutuhan setiap daerah. Tujuan hal ini dilakukan untuk mendekatkan pembeli dengan penjual terdekat. Dengan begitu masyarakat bisa berbelanja dengan lebih efisien, serta memberikan kesempatan yang sama kepada UMKM di seluruh penjuru Indonesia untuk bertumbuh.

Ekhel menambahkan, Tokopedia ke depannya akan terus berkomitmen #SelaluAdaSelaluBisa dalam membantu masyarakat beradaptasi menghadapi perkembangan era melalui teknologi.
"Kami akan terus berusaha untuk berkolaborasi dengan para mitra strategis demi menciptakan inovasi terbaik," tutup Ekhel.

Di sisi lain, selain peningkatan jumlah transaksi, Tokopedia juga mencatat peningkatan jumlah penjual untuk wilayah Indonesia bagian barat, tengah, dan timur. Tokopedia mencatat peningkatan jumlah penjual hampir 1,5x lipat di ketiga wilayah Indonesia tersebut selama menjelang akhir tahun 2021 dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Khusus di wilayah Indonesia bagian barat, kategori Rumah Tangga, Kesehatan dan Perawatan Diri, Makanan dan Minuman, serta Elektronik menjadi beberapa kategori yang paling laris di Tokopedia menjelang akhir tahun 2021.

Untuk di wilayah Indonesia bagian tengah, kategori yang paling laris di Tokopedia, menjelang akhir tahun 2021, yakni kategori Rumah Tangga, Kesehatan dan Perawatan Diri, Elektronik serta Fashion.

Kemudian di Indonesia wilayah timur, kategori Kesehatan dan Perawatan Diri, Fashion, Makanan dan Minuman, serta Elektronik paling banyak diminati menjelang akhir 2021.

Tak hanya itu, penjual di Tokopedia juga mengalami peningkatan transaksi. Verne Indonesia salah satu contohnya.

Pegiat usaha dari Surabaya yang menjual beragam produk kerajinan dari kulit sapi ini bahkan menjadikan Tokopedia wadah utama untuk memasarkan produk-produknya.

"Saat ini Tokopedia menjadi jalur utama untuk penjualan kami. Setiap bulan kami bisa melayani 50 sampai 60 pesanan, dan kami mencatat peningkatan jumlah transaksi hampir 2 kali lipat dibandingkan tahun lalu," jelas Marsetio Hariadi, Manager Verne Indonesia.

Pun begitu dengan Sambal Raja Roa yang merupakan UMKM dari Balikpapan yang menjual berbagai jenis sambal roa. Imam Masyhuda, Pemilik Sambal Raja Roa mengakui sangat merasakan manfaat dari berjualan secara online.

"Hampir 70 persen penjualan saya berasal dari Tokopedia, dan omzet saya melonjak hingga 3x lipat setelah mengikuti program Kumpulan Toko Pilihan (KTP) dari Tokopedia." Jelas Imam.

Terakhir, Pemilik Belanja Termurah, Marice mengungkapkan hal yang sama. UMKM asal Papua ini merasakan betul manfaat dari berjualan online di Tokopedia.

"Semenjak kuartal II 2021, jumlah transaksi saya meningkat 3x lipat dibandingkan sebelumnya. Melalui Tokopedia, saya juga bisa menjangkau seluruh Indonesia bahkan mencapai Aceh," jelas Marice.

(osc/osc)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER