Luhut Perintahkan PT PLN Batubara Dibubarkan

CNN Indonesia
Senin, 10 Jan 2022 19:50 WIB
Menkomarinves Luhut Panjaitan memerintahkan agar anak usaha PLN, PLN Batubara segera dibubarkan. Itu imbas krisis listrik yang mengancam 10 juta pelanggan PLN. Menkomarinvest Luhut Panjaitan memerintahkan agar anak usaha PLN, PLN Batubara segera dibubarkan. Itu imbas krisis listrik yang mengancam 10 juta pelanggan PLN. (Biro Pers Sekretariat Presiden).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan memerintahkan agar anak usaha PT PLN (Persero) yang bertugas menyediakan batu bara bagi perusahaan setrum negara itu, PLN Batubara segera dibubarkan.

Perintah ia keluarkan karena krisis pasokan batu bara yang menimpa pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) milik PLN hingga berpotensi mengganggu aliran listrik ke 10 juta pelanggan dipicu kinerja PLN Batubara yang buruk.

"Tidak ada batu bara lewat PLN. PLN Batubara kita minta untuk dibubarin," kata Luhut saat ditemui di Kantor Kementrian Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Senin (10/1).


Selain itu, menurut Luhut, penyebab kelangkaan pasokan batu bara di pembangkit PLN lainnya karena PLN memenuhi pasokan batu baranya dari tarder yang tidak memiliki kewajiban DMO.

Agar kejadian serupa tidak terulang, Luhut melarang PLN untuk membeli batu bara dari trader.

"Gak ada lagi itu PLN beli di trader. Jadi semua harus beli dari perusahaan tambang," kata dia.

CNNIndonesia.com sudah berupaya minta tanggapan ke Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT PLN (Persero) Agung Murdifi atas perintah Luhut tersebut. Namun sampai berita diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan respons.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir juga mengaku tengah mengkaji pembubaran PT PLN Batubara.

[Gambas:Video CNN]

"Kami juga mengkaji keberadaan PLN Batubara yang merupakan anak usaha PLN. Jangan lagi ini jadi kepanjangan birokrasi yang tidak penting," imbuhnya seperti dikutip dari rekaman suara yang dikirimkan Humas Kementerian BUMN ke CNNIndonesia.com, Kamis (6/1) lalu.

Walau belum mengambil keputusan, namun Erick menyebut ia tak menutup kemungkinan bakal membubarkan PT PLN Batubara atau anak perusahaan PLN lainnya.

"Ini salah satu yang akan kami tinjau apakah perusahaan ini nanti dimerger, ditutup, atau pun apapun karena tidak mungkin mengambil keputusan mendadak," kata Erick.

Ia menilai pembubaran diperlukan karena ada tumpang tindih antara anak usaha PLN dengan sub holding BUMN energi yang juga ditugaskan menjadi pembangkit listrik.



(mrh/agt)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER