Jelang MotoGp 2022, Homestay Sekitar Mandalika Kembali Bergeliat

Kemenparekraf | CNN Indonesia
Kamis, 13 Jan 2022 10:55 WIB
Menjelang gelaran MotoGP Indonesia 2022 pada Maret mendatang, ekonomi masyarakat, khususnya bisnis homestay, di sekitar Kawasan Mandalika NTB kembali bergeliat. Ajang balap internasional MotoGP Indonesia 2022 yang diprediksi mendatangkan 100 ribu lebih pengunjung diharapkan mampu membangkitkan ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pemilik homestay. (Foto: Kemenparekraf)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menjelang gelaran MotoGP Indonesia 2022 yang akan berlangsung pada 18 - 20 Maret mendatang, bisnis homestay di sekitar Kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat kembali bergeliat.

Hal itu diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno saat mengunjungi Homestay Kuta Circle Homestay dan Cafe di sela-sela joging disekitar Kawasan Kuta Mandalika, Rabu, (12/1).

Menurut prediksi, ajang balap internasional itu akan mendatangkan 100 ribu lebih pengunjung. Hal itu, lanjut Sandiaga, akan mampu membangkitkan ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pemilik homestay, di kawasan yang menjadi salah satu dari 5 Destinasi Super Prioritas itu.


"Kami meninjau langsung kesiapan MotoGP 2022, yang menjadi simbol kebangkitan ekonomi masyarakat sekitar Mandalika," ujar Sandiaga.

Pada kesempatan itu, Sandiaga juga sempat berbincang-bincang dengan pemilik Kuta Circle Homestay Haji Salamiah. Dia mengaku bahwa kehadiran Menparekraf mampu membangkitkan lagi geliat pariwisata yang ada di sekitar tempat usahanya terlebih jelang perhelatan MotoGP.

"Saya lebih bersyukur lagi, dengan kehadiran bapak menteri, kawasan Kuta ini kembali ramai. Homestay saya juga kembali ramai lagi," kata Salamiah.

Salamiah sendiri memiliki kurang lebih 10 kamar dengan rata-rata tarif yang dijual per malam mencapai Rp150 ribu - Rp400 ribu. Fasilitas Kuta Circle homestay pun sudah sangat baik dan dilengkapi pemanas air serta toilet bersih. Homestay tersebut, lanjut dia, dipasarkan secara digital oleh anaknya.

"Saya juga berharap, kehadiran pemerintah bisa membantu para pengusaha homestay juga di sini, terutama dari sisi lampu penerangan dan ketersedian air, yang saat ini masih menggunakan air tanah yang payau," harap Salamiah.

Salamiah juga mengaku saat gelaran World Superbike beberapa waktu lalu, dia sampai kehabisan tiket sehingga terpaksa menonton dari atas bukit. Hal itu lantaran sangat antusiasnya para pengunjung terhadap ajang balap motor internasional itu.

Sandiaga menjawab bahwa harapan Salamiah sebagai salah satu pebisnis homestay di destinasi super prioritas itu mesti diwujudkan oleh pemerintah. Dia mengaku memahami bahwa masyarakat butuh untuk segera bangkit dari kondisi yang terimbas pandemi. Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah mendorong semakin terbukanya lapangan pekerjaan.

"Saya paham ini kebutuhan dari masyarakat untuk segera bangkit dan lapangan kerja semakin menggeliat. Untuk itu saya berharap kebijakan kami akan tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu," jawab Sandiaga.

Lebih lanjut, Sandiaga juga menundang Salamiah untuk bersama-sama menonton gelaran MotoGP Indonesia 2022 mendatang.

"Saya undang Pak Salamiah duduk dekat saya saat gelaran MotoGp, supaya tidak duduk di atas bukit lagi untuk menonton," ajak Sandiaga.

(aor/aor)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER