Rahasia Soto Angkring Mas Boed Menjaga Eksistensi Hingga 15 Tahun

ShopeePay | CNN Indonesia
Kamis, 13 Jan 2022 17:49 WIB
Keberhasilan Soto Angkring Mas Boed tidak lepas dari strategi bisnis yang diterapkan. Salah satunya, berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan terkini. Dengan konsistensi menjaga kualitas, harga dan porsi yang pas, dan visibilitas melalui pemanfaatan media sosial hingga berbagai platform, Soto Angkring Mas Boed dapat terus menjangkau konsumen yang luas dan menarik pelanggan lama untuk datang kembali. (Foto: Soto Angkring Mas Boed)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kisah akan kekayaan kuliner khas Nusantara memang tidak ada habisnya, mulai dari makanan asli khas daerah hingga sejumlah inovasi kuliner yang dikembangkan dari resep asli yang ada.

Semarang sebagai kota dengan kekayaan kuliner yang mampu menarik wisatawan seperti Lumpia Semarang, wingko babat, lapis legit, dan Soto Semarang, memiliki banyak sekali bisnis yang sudah terkenal kelezatannya.

Berbicara soal panganan khas Semarang yang melegenda, Soto Angkring Mas Boed patut disorot sebagai kuliner yang sudah dikenal luas sejak belasan tahun silam.


Usaha ini dimulai secara sederhana, dari teras rumah Djoko Boediono pada 11 Maret 2006. Saat itu, ia bersama istrinya mulai berjualan soto ayam kecil-kecilan dengan resep asli milik mereka.

Dengan kelezatan yang ditawarkan, plus harga yang terjangkau, bisnis Soto Mas Boed berkembang dengan cepat. Tiga tahun setelahnya, dia berpindah ke lokasi lebih luas di wilayah Banyumanik.

Pepatah 'usaha tidak menghianati hasil' pun dirasakan Djoko. Bisnisnya berhasil menarik banyak langganan dari Semarang dan luar kota. Hal ini mendukung keberlangsungan bisnis kulinernya dari tahun ke tahun.

Di era sebelum tersedianya media sosial seperti sekarang, Djoko kerap mempromosikan usahanya dengan selembaran yang kemudian ditempelkan di pohon-pohon di area sekitar lokasi bisnisnya. Saat pelanggan datang, kualitas soto yang dihidangkanlah yang selanjutnya membawa mereka untuk kembali lagi.

Setelah 12 tahun melayani pelanggan setia di Banyumanik, tahun ini bisnisnya siap berkembang dan melayani lebih banyak pelanggan baru dengan dibukanya cabang kedua yang berlokasi di Semarang Barat.

Cabang kedua ini dibuat dengan konsep open space sehingga nyaman dijadikan tempat berkumpul oleh kalangan anak muda dan juga aman di masa pandemi.

Nicko Setya Pambudhy, General Manager Soto Angkring Mas Boed, menceritakan bahwa soto angkring yang didirikan oleh ayahnya itu memiliki satu misi khusus, yaitu menjadi rumah makan soto yang bisa menjadi ikon Kota Semarang.

Karena di Semarang sudah banyak warung soto yang biasanya menggunakan nama sang penjual, pihaknya mencoba mencari penggalan nama yang unik dari nama sang pendiri, Djoko Boediono.

"Akhirnya, tercetuslah nama Soto Angkring Mas Boed yang justru mudah diingat dan dikenal oleh pelanggan kami. Soto yang kami hadirkan rupanya juga cukup berbeda dari yang lain dan sangat digemari oleh pelanggan kami dari tahun ke tahun," terang Nicko.

Strategi Bisnis

Keberhasilan Soto Angkring Mas Boed tentu tidak lepas dari beberapa strategi bisnis yang diterapkan hingga saat ini. Strategi pertama, ujar Nicko, konsistensi menjaga kualitas produk dan layanan.

Dia menuturkan, bahwa salah satu hal yang harus diutamakan dalam operasional sebuah bisnis agar dapat terus eksis adalah konsisten dalam menjaga kualitas produk dan layanan.

Produk merupakan "nyawa" dari suatu bisnis sehingga perlu terus dipertahankan kualitasnya. Walaupun harga bahan pokok kerap mengalami kenaikan, Soto Angkring Mas Boed tidak pernah beralih ke bahan pokok yang lebih murah.

Selain itu, Nicko percaya bahwa layanan juga harus terus ditingkatkan agar dapat memberikan pelanggan pengalaman bersantap yang hangat dan memuaskan.

Strategi kedua, lanjutnya, harga terjangkau dengan porsi yang pas. Bagi sebagian orang, harga dan porsi biasanya menjadi poin penting dalam memilih tempat makan. Harga yang 'pas di kantong' dengan porsi yang seimbang juga bisa menjadi daya tarik yang signifikan bagi pelanggan.

Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan Soto Angkring Mas Boed dalam menentukan harga berbagai menunya.

Dengan harga dan porsi yang pas, dan visibilitas melalui pemanfaatan media sosial hingga berbagai platform, Nicko percaya sebuah bisnis dapat terus menjangkau konsumen yang luas dan menarik pelanggan lama untuk datang kembali.

Strategi ketiga, tambahnya, tidak takut berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan terkini. Menurut Nicko, di era yang serba digital saat ini semua pelaku bisnis harus berani berinovasi dan beradaptasi dengan cepat.

Mengingat anak muda memang lebih dekat dan familiar dengan teknologi digital, Nicko pun menciptakan suasana yang nyaman dan modern di cabang kedua Soto Angkring Mas Boed.

Selain menyediakan wi-fi dan menerapkan konsep open space, Soto Angkring Mas Boed juga menyediakan layanan pembayaran digital ShopeePay yang semakin memudahkan pelanggan dalam bertransaksi dan juga menguntungkan berkat berbagai promo cashback yang ditawarkan.

Selain itu, Soto Angkring Mas Boed juga memanfaatkan layanan pesan antar makanan ShopeeFood yang semakin mendorong penjualan hingga ke berbagai area di Semarang.

Nicko menegaskan bahwa sebagai pebisnis, harus mau beradaptasi dengan kemajuan zaman dan mengimplementasikan berbagai sarana yang tersedia seperti layanan pembayaran digital ShopeePay yang lebih dipilih dan aman digunakan di masa pandemi seperti sekarang ini.

"Bisa dibilang 50% pelanggan memilih untuk membayar dengan ShopeePay karena metode pembayaran contactless dan berbagai promo menarik yang dihadirkan. Kini, penjualan Soto Angkring Mas Boed pun semakin meningkat walaupun di tengah pandemi," tutup Nicko.

Soto Angkring Mas Boed pun turut berpartisipasi dalam berbagai kampanye ShopeePay, salah satunya kampanye Cashback Terus yang berlangsung dari tanggal 3-16 Januari. Pelanggan Soto Angkring Mas Boed dapat menikmati berbagai menu yang ditawarkan dengan promo Cashback 80% jika membayar dengan metode pembayaran ShopeePay.

"Setiap bisnis pasti akan mengalami naik turunnya performa bisnis. Namun, saya percaya beberapa strategi tersebut dapat membantu suatu bisnis untuk bertahan dan berkembang," ujar Nicko.

(aor/aor)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER